Rabu, 25 April 2012

B. INDONESIA (TUGAS 2)

NURUL. AMALIAH, 3EA17, 10209976


Cerpen:

KEAJAIBAN SEDEKAH
Penggalan ayat Al-Qur’an, surat Al-Kahfi 18 : 32 :
“Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan Kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon kurma dan di antara kedua kebun itu Kami buatkan ladang.”
Ada banyak keterangan yang menjelaskan identitas dua orang laki-laki tersebut tapi menurut Muhammad bin Al-Hasan Al-Muqri’, dua orang laki-laki tersebut bernama Tamlikha & Qurthus. Semula kedua orang itu bekerja sama, lalu mereka membagi rata kekayaannya masing-masing 3.000 dinar. Seorang yang beriman (Tamlikha) membelanjakan 1.000 dinar untuk membebaskan seorang budak. 1.000 dinar yang kedua dibelanjakan baju untuk dibagikan kepada kaum dhuafa & 1.000 dinar sisanya dibelanjakan makanan dan dibagikan kepada orang-orang yang kelaparan.
Kisahnya kita lanjutkan bagaimana dengan kisah Qurthus (hamba Allah yang tidak beriman)?
Qurthus memanfaatkan aset yang ia miliki dengan menikahi seorang perempuan kaya & membeli hewan ternak dan sapi. Ia kemudian mengembangbiakkan ternaknya hingga terus bertambah. Hingga akhirnya Qurthus menjadi orang yang paling kaya.
Tapi yang membuat saya terharu ketika membaca kisah yang sama versi Atha’ :
Dua orang ini mulanya bekerjasama. Mereka berdua memiliki kekayaan masing-masing 8.000 dinar (sekitar Rp.10 Milyar!). Salah seorang membeli sebidang tanah seharga 1.000 dinar, sementara yang lain berkata,” Ya Allah, saudaraku telah membeli sebidang tanah seharga 1.000 dinar. Aku akan membeli dari-Mu sebidang tanah surga dengan cara bersedekah sebesar 1.000 dinar.”
Orang yang pertama tadi membeli tanah lalu membangun rumah yang menghabiskan 1.000 dinar, sementara yang lain berkata,”Ya Allah, saudaraku telah membangun rumah dengan dana sebanyak 1.000 dinar. Aku akan membeli dari-Mu rumah di surga dengan cara menyedekahkan uang 1.000 dinar.”
Setelah melihat temannya menikah, saudaranya yang rajin bersedekah itu berkata,”Ya Allah, saudaraku telah menikahi seorang perempuan dengan mahar 1.000 dinar. Aku meminang dari-Mu seorang bidadari surga dengan cara bersedekah sebesar 1.000 dinar. Saudaraku membeli gelang & perhiasan lainnya seharga 1.000 dinar. Aku akan membeli gelang & perhiasan dari surga dengan cara bersedekah seharga 1.000 dinar.”
Pada satu kisah, Tamlikha sedang diuji Allah SWT dengan kesulitan finansial. Dia berpikir akan meminta bantuan kepada temannya, Qurthus, agar bisa dipekerjakan di kebun miliknya. Mudah-mudahan ia mau membantuku, batin Tamlikha.
Ketika dua orang sahabat ini bertemu, Tamlikha menyampaikan niatnya. Lalu Qurthus bertanya,
“Bukankah aku telah memberikan setengahnya? Lalu apa yang kamu perbuat atas hartamu?” Tamlikha pun menjawab,”Aku membelanjakan hartaku untuk sesuatu yang lebih baik dan lebih kekal bagi Allah.”
Singkat cerita Qurthus mengusir Tamlikha. Sesuai dengan yang diberitakan dalam Al-Kahfi ayat 82 orang kaya ini melindungi kebunnya tetapi Allah SWT melenyapkannya dengan mengirim musibah dari langit.
Kisahnya cukup panjang, anda bisa baca lanjutan kisahnya di Ensiklopedia Mukjizat Alquran & Hadis no.6 “Kemukjizatan tumbuhan & buah-buahan”.
Surat Al-Baqarah ayat 281 :
Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).
Di ayat yang lain Allah SWT akan mencabut perasaan takut & khawatir bagi orang-orang yang gemar bersedekah.

Selasa, 27 Maret 2012

B. INDONESIA (TUGAS 1)

Nurul. Amaliah, 3EA17, 10209976


PARAGRAF INDUKTIF

Paragraf Induktif yaitu paragraf yang memiliki cirri yang terletak pada kalimat utamanya diakhir paragraf. Paragraf tersebut diawali dengan urai- uraian atau penjelasan yang bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum.
Ciri-ciri Paragraf Induktif
- Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kesimpulan terdapat di akhir paragraph
- Menemukan Kalimat Utama, Gagasan Utama, Kalimat Penjelas
- Kalimat utama paragraf induktif terletak di akhir paragraph
- Gagasan Utama terdapat pada kalimat utama
- Kalimat penjelas terletak sebelum kalimat utama, yakni yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kalimat penjelas merupakan kalimat yang mendukung gagasa utama
Ada tiga jenis yang termasuk kedalam kalimat induktif, antara lain:
1.      Generalisasi yaitu pola pengembangan paragraf  yang menggunakan beberapa fakta khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum.
Contoh: Tamara Bleszynski adalah bintang iklan, dan ia berparas cantik. Nia Ramadhani adalah bintang iklan, dan ia berparas cantik. Berarti, semua bintang iklan berparas cantik

2. Analogi yaitu persamaan yang disusun berdasarkan pada dua fenomena kemudian ditarik kesimpulannya, bahwa apa yang ada pada fenomena yang pertama terjadi juga pada fenomena yang kedua. Tujuan penalaran secara analogi yaitu:
- Analogi dilakukan untuk meramalkan kesamaan
- Analogi digunakan untuk menyingkapkan kekeliruan
- Analogi digunakan untuk menyusun klasifikasi
Contoh: Sumber air di Jakarta yang tidak lagi bersih. Banyak sumber  yang sudah tercemar seperti air sungai dan air bawah tanah, akibat dibangunnya perusahaan- perusahaan industri di Jakarta. Tidak ada lagi sumber air yang bisa dimanfaatkan, kecuali berasal dari sumur yang saat ini kualitasnya menjadi rendah.

            3.  Kausal yaitu pola penyusunan paragraph dengan menggunakan fakta- fakta yang memiliki hubungan sebab-akibat. Misalnya jika tidak disiplin, kita akan terlambat.
Ada 3 pola hubungan kausal, yaitu sebab-akibat, akibat-sebab dan sebab-akibat1 akibat 2.
a. Sebab-akibat, panalaran ini berawal dari peristiwa yang merupakan sebab, kemudian sampai pada kesimpulan sebagai akibatnya. Polanya A mengakibatkan B.
Contoh: Masyarakat diimbau mewaspadai datangya banjir dan longsor pada musim hujan. Dalam beberapa pekan terakhir ini, masalah banjir dan tanah longsor mulai meningkat di sejumlah daerah di tanah air. Karena itu, gerakan penghijauan harus terus digalakkan.


b. Akibat-sebab, dalam pola ini kita memulai dengan peritiwa yang menjadi akibat.peristiwa itu kita analisis untuk mencari penyebabnya.
Contoh: Sudah dua hari Anisa tidak masuk sekolah. Tiga hari yang lalu dia nekat pulang usai sekolah dengan berjalan kaki tanpa payung dalam keadaan hujan. Kemarin saya melihat ibunya membeli obat di apotek. Kemungkinan besar Anisa sakit

c. Sebab- akibat, akibat-akibat, suatu penyebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. Akibat pertama berubah menjadi sebab yang menimbulkan akibat 2. Demikian seterusnya hingga timbul rangkaian beberapa akibat.
 Contoh: Harga BBM telah dinaikkan. Kenaikan harga BBM ini ternyata memicu kenaikan ongkos transportasi yang memang memerlukan BBM. Karena ongkos transportasi naik, barang-barang yang diangkut menggunakan alat transportasi tentu harganya  juga naik. Akibatnya, kini rakyat semakin menderita.

Studi kasus:
Permasalahan Air di Jakarta

Menurut catatan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah BPLHD Jakarta, 77% air sungai tercemar. Air dibawah tanah juga tercemar dan air sumur di Jakarta 90 persennya berkualitas rendah, nyaris tak layak untuk dikonsumsi manusia. Akan tetapi karena perusahaan tak mampu menyediakan air bersih sesuai permintaan, separuh penduduk Jakarta bergantung pada air sumur.
Permintaan yang  besar dari perusahaan industri di Jakarta menjadi salah satu alasan langkanya    air bersih di kota ini. Mereka membutuhkan air untuk kegiatan produksi dan listrik. Sebagian besar kebutuhan itu dipenuhi perusahaan daerah air minum, mengesampingkan kebutuhan air penduduk di sekitar kawasan industri.
Kosasih Wirahadikusumah, Ketua BPLHD Jakarta menginginkan perubahan dalam pola distribusi air. Ia menginginkan sektor industri mengatur sendiri persediaan airnya.
Saat ini, kami mengembangkan teknologi filsel yang akan menghasilkan elektrositi. Ini penting  untuk wilayah terutama Jakarta Utara yang mengkonsumsi lebih dari separuh produksi PAM. Saat ini kami sedang berusaha membujuk untuk menggunakan air laut sebagai portable water bisa diminum dan digunakan untuk pembangkit listrik. Kalau saja perusahaan yang banyak di Jakarta Utara memenuhi kebutuhan sendiri maka suplai air yang selama ini mereka nikmati bisa dialihkan ke masyarakat yang tidak mampu.
Badan ini sedang menyusun aturan hukum yang akan memaksa perusahaan menerapkan teknologi ini. Namun, cara untuk mencegah pencemaran air berlanjut juga perlu dilakukan. Hanya dengan aturan  yang tegas bagi pengelolaan limbah industri dan domestik akan memperbaiki kualitas air dibawah tanah. Termasuk mencari cara untuk mengurangi penggunaan air secara perorangan dan menganjurkan penggunaan air seperlunya.
Warga Jakarta mulai menyadari bahwa air bukan lagi sumber air yang tak terbatas. Ada nilai ekonomis dan ekologi  yang harus dibayar untuk mendapatkan  air bersih dan warga     Jakarta siap merogoh kantong untuk itu.

Sumber: grafindo media pratama 2008

Kesimpulan:

Sumber air di Jakarta yang tidak lagi bersih. Banyak sumber  yang sudah tercemar seperti air sungai dan air bawah tanah, akibat dibangunnya perusahaan- perusahaan industri di Jakarta. Tidak ada lagi sumber air yang bisa dimanfaatkan, kecuali berasal dari sumur yang saat ini kualitasnya menjadi rendah.

Rabu, 04 Januari 2012

PERILAKU KONSUMEN (TUGAS 3)

Nurul Amaliah, 3EA16, 10209976


Nama Penulis / Tahun          BASU SWASTHA DHARMMESTA/1999
Judul Penelitian                     Loyalitas pelanggan : sebuah kajian konseptual sebagai panduan bagi peneliti
Sumber Jurnal / URL           Jurnal ekonomi dan bisnis Indonesia 1999 vol 14, no. 3,73-88 Universitas Gajah Mada
Masalah/Tema/ Topik           :
1. Bagaimana mengidentifikasi pelangga yang loyal pada merek ?
2. Paritas merek (brand parity) menjadi tantangan bagi pemasar untuk mengatasinya?
Tujuan Penelitian                  Untuk mengetahui seberapa loyal pelanggan terhadap barang bermerek
Teori-teori yang digunakan :
- Pemasaran
- Perilaku Konsumen
Metode-metode Penelitian    :
- Objek                                   : Merek dan produk
- Jenis Data                            : Data Primer, Data sekunder, Daftar pustaka
- Model/teori yang di uji       :
St                                             =  b0 + b1Perf t + b2Et + b3St-1 + Trend + n1
St                                             =  kepuasan pada period t
Perft                                                    =  kinerja (perilaku pada tingkat perusahaan)   pada periode t
Et                                                         =  pengharapan tentang kinerja pada periode t
Trend                                        =  faktor trend standard untuk   memperhitungkan perubahan kepuasan dari tahun ke tahun
n1                                            =  variabel random yang terdistribusi secara independent dan identik dengan rata-rata nol dan varians terbatas.

Kesimpulan                          
Loyalitas merek yang dikembangkan mencakup semua aspek psikologis konsumen secara total agar tidak mudah berubah . Konsumen yang loyal merek akan bergantung pada kategori produknya. Sebagai contoh konsumen yang loyal pada obat tradisional tidak akan loyal pada obat non-tradisional. Oleh karna itu pemasar perlu memperkirakan loyalitas merek untuk kategori khusus.

Jumat, 30 Desember 2011

PERILAKU KONSUMEN (TULISAN 8)

Nurul. Amaliah, 3A16, 10209976
            
Tukang Becak Dan Kuntilanak

Malam yang dingin. Seorang tukang becak menyun karena gak dapat penumpang dari sore. Akhirnya si tukang becak memutuskan untuk pulang.  Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba muncul seorang wanita berambut panjang memanggilnya. "Wah, penumpang nih," pikir si tukang becak. Akhirnya wanita itu naik.

Tukang becak: "Mau kemana, dik?"
"Jalan aja pak, nanti saya beritau" jawab wanita itu datar.
Ketika sampai di dekat kuburan, Tiba-tiba menyuruh becak berhenti. “Stop, bang...”,katanya.

Pada saat si wanita turun, tukang becak melihat ternyata kaki wanita berambut panjang itu tidak menyentuh tanah. Serta merta si tukang becak berkata sambil mengigil : "Hiiii....Kuntilanakkkkkkkkk......"

Dengan spontan wanita itu melirik sinis ke arah si tukang becak : "Biarin…daripada lu, tukang becak!"

PERILAKU KONSUMEN (TULISAN 9)

Nurul. Amaliah, 3EA16, 10209976

Robot Detektor Kebohongan

Maman adalah seorang genius, profesor pintar yang berhasil menciptakan sebuah robot canggih, yang memiliki kemampuan mendeteksi kebohongan apapun yang dikatakan oleh manusia. Si Robot akan menampar siapapun yang mengucapkan kebohongan. Dengan bangga, Maman membawa robot itu kerumah untuk dipamerkan pada anak dan istrinya.  Maman menunggu anaknya pulang untuk memperlihatkan hasil karyanya yang tercanggih itu.

Tetapi, anaknya tak kunjung pulang. Setelah sekian lama, baru sore hari lah si anak pulang.

"Asep, kamu dari mana? kok jam segini baru pulang” tanya si Maman
"Ada pelajaran tambahan pap" jawab Asep, sang anak.

*PLAK!!!* Sang Robot menampar si anak dengan keras.

"Asep, ini adalah robot ciptaan papap, dia akan menampar siapapun yang berbohong!
Sekarang katakan dengan jujur, kenapa kamu pulang telat ??!"
"Maaf pap.... aku habis menonton film di rumah teman"

"Film apa?"
"Film Komedi apa?"

*PLAK!!!*

"Ayo katakan dengan jujur film apa ??"
“Maaf pap… saya menonton film porno", jawab Asep sang anak sambil menunduk.

Mendengar jawaban Asep, Maman seketika marah. Matanya melotot. Sambil menunjuk-nunjuk, Maman berkata :
"Kamu ini yah... Kecil-kecil udah punya kelakuan kayak gitu? Kalo besar itu kamu mau jadi apa???!
Kurang ajar kamu ya… bikin malu papap ajah."
"Perbuatan yang benar-benar memalukan!!! papap waktu seumuran kamu gak pernah senakal kamu tau !!!"

*PLAK* Maman sang profesor di tampar keras oleh si Robot.

Seketika, suasana rumah hening beberapa saat.

Istri Maman, yang sedari tadi mendengarkan kejadian tersebut keluar kamar dan langsung berkata : "Abang ini gimana sih??? Sama saja kelakuannya kayak anaknya! Buah Apel gak pernah jatuh jauh dari pohonnya kan? Inget Bang, bagaimanapun, Asep itu anak Abang, jadi...."

*PLAK* Si robot menampar istri Maman sebelum dia sempat menyelesaikan kata-katanya

Dan, seketika suasana rumah hening....
heninggggggggggg begitu lama.

Sabtu, 26 November 2011

PERILAKU KONSUMEN (TULISAN 1)

Nurul. Amaliah, 3A16, 10209976

Anak Dalam Celana

Suatu ketika di pemberhentian sebuah bis, naiklah seorang ibu muda yang tengah hamil kurang lebih 5 bulan. Namun ibu muda ini merasa agak kesal setelah naik bis tsb. Karena bis telah penuh, namun tiba- tiba ia punya ide “bagaimana klo dia minta kursi sama seorang Pemuda tanggung yg ada di dekatnya”. Kemudian ia berkata kepada pemuda tsb. " Boleh ga saya minta tempat duduknya Mas? kalo cuma saya sih ga apa- apa, tapi Anak dalam perut nie kasihan!!" katanya dengan agak manja dan sedikit memelas”.
"Ehhhmmm" gumam si Pemuda tsb sambil berdiri memberikan tempat duduknya kepada si ibu muda tak lama kemudian pemuda ini sambil berdiri dekat si ibu muda menyalakan rokoknya. Alhasil perbuatannya menuai protes dari si ibu muda "Boleh ga rokoknya dimatikan? kalo cuma saya sih ga apa- apa, tapi anak dalam perut nie kasihan!!"
Dengan muka masam pemuda tersebut kembali memenuhi permintaan si ibu muda ini sambil menggerutu dalam hati (uuuuggh sudah dikasih tempat duduk, ngelarang orang ngerokok lagi) gumamnya.
Tiba-tiba bis berhenti mendadak berhenti membuat seluruh penumpang tersentak & kaget termasuk pemuda dan ibu muda yg sedang dalam cerita ini, gkgkgkgk
Saking tersentaknya si ibu muda tersebut sampai- sampai daster yang ia pakai tersingkap hingga bagian pangkal pahanya. Si pemuda melihat hal itu sebagai suatu balas dendam dengan berkata ”Mbak, boleh ga tuh paha ditutupin! kalo cuma saya sih ga apa- apa, tapi Anak dalam celana ini kasihan!!"

Bu guru           : “Andi..! coba kamu jawab, siapa itu Thomas Alfa Edison..?”
Andi                : “Tidak tau bu guru…”.
Bu guru           : “Kalo James Watt, siapa dia..?”
Andi                : “ga tau juga bu guru..”
Bu guru           : “Andi! Bagaimana sih kamu ini? ditanya ini itu pasti jawab tidak tau… Tidak pernah belajar ya?”
Andi                : “Belajar kok bu guru… Lah coba Andi tanya, bu guru tau ga siapa Arifin Widodo..?”
Bu guru           : “Tidak tau…”
Andi                : “Kalau Bambang Setiono Ibu tau?”
Bu guru           : “Tidak tau… Emang siapa mereka itu..?”
Andi                : “Yaa itulah Bu…, kita kan pasti punya kenalan sendiri-sendiri..”

PERILAKU KONSUMEN (TULISAN 2)

Nurul. Amaliah, 3EA16, 1020997

Resep Kue Coklat Caramel

Bahan A:
· 460 gr gula pasir
· 100 gr air
· 6 btr telur kuning
· 6 btr telur putih
· buah segar
Bahan B:
· 140 gr tepung terigu
· 60 gr coklat bubuk
· 100 gr mentega dilelehkan
Bahan Custard:
· 50 gr gula pasir
· 6 btr kuning telur
· 500 ml susu cair
Cara memasak:
· Panaskan 300 gr gula pasir hingga menjadi karamel, tuangi air, aduk hingga kental. Tuang ke dalam mangkuk tahan panas beroles mentega.
· Custard: campur semua bahan dan aduk hingga gula pasir larut, tuang ke dalam caramel, tim ke dalam oven hingga matang.
· Kue: kocok 100 gr gula pasir dan kuning telur hingga mengembang. Kocok 60 gr gula pasir dan putih telur hingga kaku, tuang ke dalam adonan kuning telur, aduk rata.
· Tambahkan bahan B, aduk rata, tuang keatas custard.
· Panggang dengan api atas selama 20 menit. Angkat, lalu panggang kembali dengan api bawah selama 10 menit.
· Hias dengan potongan buah segar.
· Sajikan.